Ada empat hal yang dapat mengangkat manusia ke derajat paling tinggi meskipun ilmu dan amalnya sedikit, yaitu, kesabaran, kesederhanaan, kemurahan hati, dan akhlak yang baik. Itulah kesempurnaan iman. (Junaid Al-Baghdadi)
Penulis: Meiky Sofyansyah
Kemenangan
Ciri kemenangan seorang hamba: Jika ilmunya bertambah,bertambah pula kerendahan hatinya. Jka amal salehnya bertambah, bertambah pula rasa takut dan kehati-hatiannya. Jika hartanya bertambah, bertambah pula kedermawanannya.Jika kedudukannya bertambah, bertambah pula kedekatannya dengan manusia. Semakin usianya bertambah, semakin berkurang pula ambisi-ambisi keduniawiannya. (Ibnul Qayyim Al-Jauziyah)
Cintaku
“Orang yang paling aku cintai adalah orang yang mau menunjukkan kekuranganku” (Umar bin Khattab)
Cinta
“Lewat cintalah semua yang pahit akan jadi manis. Lewat cintalah semua tembaga akan jadi emas. Lewat cintalah semua endapan menjadi anggur murni. Lewat cintalah semua kesedihan akan jadi obat. Lewat cintalah si mati akan jadi hidup. Lewat cintalah raja jadi budak”. (Jalaluddin Rumi)
Beruntung
Barangsiapa yang memiliki empat sifat ini, berarti ia telah beruntung: Kesungguhan, rasa malu, rasa syukur, dan budi pekerti yang baik. (Ibnu Abbas ra)
Tujuan
Jadikanlah kejujuran sebagai kendaraanmu, kebenaran sebagai pedangmu, dan Allah sebagai tujuanmu. (Abu Sulaiman)
Jalan
Hiduplah sesuka hatimu sesungguhnya engkau pasti mati. Cintai siapa saja yang engkau senangi sesungguhnya ia pasti akan berpisah denganmu. Lakukan apa saja yang engkau kehendaki sesungguhnya engkau akan memperoleh balasannya. Ingatlah, bersama kesulitan itu senantiasa akan timbul kemudahan. (Ibnu Abbas)
Nikmat
Hendaklah kalian selalu mensyukuri nikmat. Sebab, jarang sekali ada nikmat yang sudah lenyap dari sekumpulan orang lalu kembali lagi kepada mereka. (Fudhail bin ‘Iyadh)
Sahabat
Hiduplah sebagai seorang sahabat yang terbaik bagi segenap temanmu. Jadikanlah namamu sebagai perlambang bantuan bagi orang-orang yang tertindas. Dan, jadikanlah dirimu sebagai pohon hijau nan rindang bagi istirahatnya orang-orang yang lelah dan kepanasan. (Sayyid Muhammad Wakil)